Budaya Hidup Sehat (materi Kelas X)

Pendidikan Seks Bagi Remaja

Apakah arti seks?

Seks berarti jenis kelamin, yaitu suatu sifat atau ciri yang membedakan laki-laki dan perempuan.

Apakah arti seksual?

Seksual berarti yang ada hubungannnya dengan seks atau yang muncul dari seks,misalnya pelecehan seksual yaitu menunjuk kepada jenis kelamin yang dilecehkan.

Apakah arti perilaku seksual?

Perlaku seksual adalah segala bentuk perilaku yang muncul berkaitan dengan dorongan seksual.

Apakah arti hubungan seksual?

Hubungan seks mempunyai arti hubungan kelamin sebagai salah satu bentuk kegiatan penyaluran dorongan seksual

Bagaimana jika remaja diberi pendidikan seks?

Pada umumnya orang menganggap bahwa pendidikan seks hanya berisi tentang pemberian informasi alat kelamin dan sejenisnya. Hal ini tentunya akan membuat para orangtua merasa khawatir. Untuk itu perlu diluruskan kembali pengertian tentang pendidikan seks. pendidikan seks berusaha menempatkan seks pada perspektif yang tepat dan mengubah anggapan negatif tentang seks. Dengan pendidikan seks kita dapat memberitahu remaja bahwa seks adalah sesuatu yang alamiah dan wajar terjadi pada semua orang, selain itu remaja juga dapat diberitahu mengenai berbagai perilaku seksual berisiko sehingga mereka dapat menghindarinya.

Apakah dengan mendapatkan pendidikan seks remaja menjadi ingin mencoba?

Sebetulnya sampai saat ini tidak ada bukti bahwa pendidikan seks akan menyebabkan remaja ingin mencoba. Berbagai studi justru menunjukan bahwa remaja yang mendapatkan informasi yang benar tentang kehidupan seksualitas akan menjadi lebih bertanggung jawab terhadap kehidupan mereka. Apalagi pendidikan seks serta akibatnya yang dihubungkan dengan pendidikan agama. Bagi remaja yang belum aktif seksual, pendidikan seks justru akan menunda umur pertama kali melakukan hubungan seks. Remaja yang sejak awal mengetahui bahwa melakukan hubungan seksual dengan sembarang orang akan memiliki resiko yang tinggi terkena penyakit kelamin dan ada resiko dosa, cenderung akan menghidari tingkah laku tersebut.

Apakah yang dimaksud orientasi seksual?

Orientasi seksual adalah dengan jenis kelamin dimana seseorang lebih tertarik secara seksual. Secara ekstrem orientasi seksual dikategorikan menjadi dua yaitu heteroseks (orang yang secara seksual tertarik dengan lawan jenis) dan homoseks (orang yang secara seksual lebih tertarik dengan orang lain yang sejenis kelamin). Diantara kedua kutub orientasi seksual tersebut, masih ada perilaku-perilaku seksual yang sulit dimasukkan dalam satu kategori tertentu karena banyak sekali keragaman di dalamnya.

Apa yang dimaksud dengan homoseksualitas?

secara seksual dan aktivitas seskual pada jenis kelamin yang sama. Laki-laki yang tertarik kepada laki-laki disebut “gay”., sedangkan perempuan yang tertarik pada perempuan disebut “lesbian”.

PMS DAN HIV/AIDS

Apa yang dimaksud dengan Penyakit Menular Seksual (PMS) ?

PMS adalah penyakit yang dapat ditularkan dari seseorang kepada orang lain melalui hubungan seksual. Seseorang berisiko tinggi terkena PMS bila melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan baik melalui vagina, oral maupun anal. Bila tidak diobati dengan benar, penyakit ini dapat berakibat serius bagi kesehatan reproduksi, seperti terjadinya kemandulan, kebutaan pada bayi yang baru lahir bahkan kematian.

Apa saja tanda dan gejala PMS?

Karena bentuk dan letak alat kelamin laki-laki berada di luar tubuh, gejala PMS lebih mudah dikenali, dilihat dan dirasakan. Tanda-tanda PMS pada laki-laki antara lain:

  • 1. berupa bintil-bintil berisi cairan,
  • 2. lecet atau borok pada penis/alat kelamin,
  • 3. luka tidak sakit;

    4.keras dan berwarna merah pada alat kelamin,

  • 5. adanya kutil atau tumbuh daging seperti jengger ayam,

    6 rasa gatal yang hebat sepanjang alat kelamin,

  • 7. rasa sakit yang hebat pada saat kencing,
  • 8. kencing nanah atau darah yang berbau busuk,
  • 9. bengkak panas dan nyeri pada pangkal paha yang kemudian berubah menjadi borok.

    Pada perempuan sebagian besar tanpa gejala sehingga sering kali tidak disadari. Jika ada gejala, biasanya berupa antara lain:

  • 1. rasa sakit atau nyeri pada saat kencing atau berhubungan seksual,
  • 2. rasa nyeri pada perut bagian bawah,
  • 3. pengeluaran lendir pada vagina/alat kelamin,
  • 4. keputihan berwarna putih susu, bergumpal dan disertai rasa gatal dan kemerahan pada alat kelamin atau sekitarnya,
  • 5. keputihan yang berbusa, kehijauan, berbau busuk, dan gatal,
  • 6. timbul bercak-bercak darah setelah berhubungan seksual,
  • 7. bintil-bintil berisi cairan,
  • 8. lecet atau borok pada alat kelamin.

    SEK BEBAS DAN REMAJA

    Sudah menjadi maklum, remaja memang sosok yang sangat menarik untuk diperbincangkan. Kenapa?. Remaja masa pencarian jati diri yang mendorongnya mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi, ingin tampil menonjol, dan diakui eksistensinya. Namun disisi lain remaja mengalami ketidakstabilan emosi sehingga mudah dipengaruhi teman dan mengutamakan solidaritas kelompok. Diusia remaja, akibat pengaruh hormonal, juga mengalami perubahan fisik yang cepat dan mendadak. Perubahan ini ditunjukkan dari perkembangan organ seksual menuju kesempurnaan fungsi serta tumbuhnya organ genetalia sekunder. Hal ini menjadikan remaja sangat dekat dengan permasalahan seputar seksual. Namun terbatasnya bekal yang dimiliki menjadikan remaja memang masih memerlukan perhatian dan pengarahan.

    Ketidakpekaan orang tua dan pendidik terhadap kondisi remaja menyebabkan remaja sering terjatuh pada kegiatan tuna sosial. Ditambah lagi keengganan dan kecanggungan remaja untuk bertanya pada orang yang tepat semakin menguatkan alasan kenapa remaja sering bersikap tidak tepat terhadap organ reproduksinya. Data menunjukkan dari remaja usia 12-18 tahun, 16% mendapat informasi seputar seks dari teman, 35% dari film porno, dan hanya 5% dari orang tua. Potret Remaja di Usianya Remaja dalam perkembangannya memerlukan lingkungan adaptip yang menciptakan kondisi yang nyaman untuk bertanya dan membentuk karakter bertanggung jawab terhadap dirinya. Ketika remaja tumbuh dalam lingkungan mal-adaptif, akan mendorong terciptanya perilaku amoral yang merusak masa depan remaja. Dampak pergaulan bebas mengantarkan pada kegiatan menyimpang seperti seks bebas, tindak kriminal termasuk aborsi, narkoba, serta berkembangnya penyakit menular seksual (PMS).

    Beberapa penelitian menunjukkan, remaja putra maupun putri pernah berhubungan seksual. Di antara mereka yang kemudian hamil pranikah mengaku taat beribadah. Penelitian di Jakarta tahun 1984 menunjukkan 57,3 persen remaja putri yang hamil pranikah mengaku taat beribadah. Penelitian di Bali tahun 1989 menyebutkan, 50 persen wanita yang datang di suatu klinik untuk mendapatkan induksi haid berusia 15-20 tahun. Menurut Prof. Wimpie, induksi haid adalah nama lain untuk aborsi. Sebagai catatan, kejadian aborsi di Indonesia cukup tinggi yaitu 2,3 juta per tahun. “ Dan 20 persen di antaranya remaja,” kata Guru Besar FK Universitas Udayana, Bali ini.

    Dari aspek medis, menurut Dr. Budi Martino L., SPOG, seks bebas memiliki banyak konsekwensi misalnya, penyakit menular seksual,(PMS), selain juga infeksi, infertilitas dan kanker. Tidak heranlah makin banyak kasus kehamilan pranikah, pengguguran kandungan, dan penyakit kelamin maupun penyakit menular seksual di kalangan remaja (termasuk HIV/AIDS).

    Di Denpasar sendiri, menurut guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, per November 2007, 441 wanita dari 4.041 orang dengan HIV/AIDS. Dari 441 wanita penderita HIV/AIDS ini terdiri dari pemakai narkoba suntik 33 orang, 120 pekerja seksual, 228 orang dari keluarga baik. Karena keadaan wanita penderita HIV/AIDS mengalami penurunan sistem kekebelan tubuh menyebabkan 20 kasus HIV/AIDS menyerang anak dan bayi yang dilahirkannya. Tindakan remaja yang seringkali tanpa kendali menyebabkan bertambah panjangnya problem sosial yang dialaminya. Menurut WHO, di seluruh dunia, setiap tahun diperkirakan sekitar 40-60 juta ibu yang tidak menginginkan kehamilan melakukan aborsi. Setiap tahun diperkirakan 500.000 ibu mengalami kematian oleh kehamilan dan persalinan. Sekitar 30-50 % diantaranya meninggal akibat komplikasi abortus yang tidak aman dan 90 % terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia. Dampak Seks Bebas terhadap Kesehatan Fisik dan Psikologis Remaja

    Lebih dari 200 wanita mati setiap hari disebabkan komplikasi pengguguran (aborsi) bayi secara tidak aman. Meskipun tindakan aborsi dilakukan oleh tenaga ahlipun masih menyisakan dampak yang membahayakan terhadap keselamatan jiwa ibu. Apalagi jika dilakukan oleh tenaga tidak profesional (unsafe abortion).

    Secara fisik tindakan aborsi ini memberikan dampak jangka pendek secara langsung berupa perdarahan, infeksi pasca aborsi, sepsis sampai kematian. Dampak jangka panjang berupa mengganggu kesuburan sampai terjadinya infertilitas.

    Secara psikologis seks pra nikah memberikan dampak hilangnya harga diri, perasaan dihantui dosa, perasaan takut hamil, lemahnya ikatan kedua belah pihak yang menyebabkan kegagalan setelah menikah, serta penghinaan terhadap masyarakat.

    Bagaiamana Remaja Bersikap?

    Hubungan seks di luar pernikahan menunjukkan tidak adanya rasa tanggung jawab dan memunculkan rentetan persoalan baru yang menyebabkan gangguan fisik dan psikososial manusia. Bahaya tindakan aborsi, menyebarnya penyakit menular seksual, rusaknya institusi pernikahan, serta ketidakjelasan garis keturunan. Kehidupan keluarga yang diwarnai nilai sekuleristik dan kebebasan hanya akan merusak tatanan keluarga dan melahirkan generasi yang terjauh dari sendi-sendi agama.

    Sebagaimana apa yang diperingatkan Alloh dalam surat An-Nur: 21: ”Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan. Barang siapa yang mengikuti langkah syetan, maka sesungguhnya dia (syetan) menyuruh perbuatan yang keji dan mungkar. Kalau bukan karena karunia Alloh dan Rahmat-Nya kepadamu, niscaya tidak seorang pun diantara kamu bersih dari perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Alloh membersihkan siapa yang dikehendaki... (An-nuur (24):21)

    Aktifitas seksual pada dasarnya adalah bagian dari naluri yang pemenuhannya sangat dipengaruhi stimulus dari luar tubuh manusia dan alam berfikirnya. Meminimalkan hal-hal yang merangsang, mengekang ledakan nafsu dan menguasainya. Masa remaja memang sangat memperhatikan masalah seksual. Banyak remaja yang menyukai bacaan porno, melihat film-film porno. Semakin bertambah jika mereka berhadapan dengan rangsangan seks seperti suara, pembicaran, tulisan, foto, sentuhan, dan lainnya. Hal ini akan mendorong remaja terjebak dengan kegiatan seks yang haram.

    Perawatan organ reproduksi tidak identik dengan pemanfaatan tanpa kendali. Sistem organ reproduksi dalam pertumbuhannya sebagaimana organ lainnya, memerlukan masa tertentu yang berkesinambungan sehingga mencapai petumbuhan maksimal. Disinilah letak pentingnya pendampingan orang tua dan pendidik untuk memberi pemahaman yang benar tentang pertumbuhan organ reproduksi. Pemahaman remaja berkaitan dengan organ reproduksinya tentunya ditanamkan sesuai dengan kadar kemampuan logika dan umur mereka. Dengan demikian remaja tidak akan cemas ketika menghadapi peristiwa haid pertama, melewati masa premenstrual syndrome dengan aman, memahami hukum fiqh terkait dengan haid serta peristiwa lain yang mengiringi masa pubertas remaja.

    Remaja juga harus bisa menjaga diri (isti’faaf). Hal ini mampu dilakukan pada remaja yang mempunyai kejelasan konsep hidup dalam menjalani hidupnya. Orang tua sejak usia dini harus menanamkan dasar yang kuat pada diri anak bahwa Alloh menciptakan manusia untuk beribadah kepada-Nya. Jika konsep hidup yang benar telah tertanam maka remaja akan memahami jati dirinya, menyadari akan tugas dan tanggung jawabnya, mengerti hubungan dirinya dengan lingkungaanya. Kualitas akhlak akan terus terpupuk dengan memahami batas-batas nilai, komitmen dengan tanggung jawab bersama dalam masyarakat. Remaja akan merasa damai di rumah yang terbangun dari keterbukaan, cinta kasih, saling memahami di antara sesama keluarga. Pengawasan dan bimbingan dari orang tua dan pendidik akan menghindarkan dari pergaulan bebas, komitmen terhadap aturan Alloh baik dalam aurot (pakaian), pergaulan antar lawan jenis, menghindari ikhtilath dan sebagainya. (Disadur dari www.halalsehat.com)

    LATIHAN SOAL

    Latihan soal ini hanya dipergunakan untuk lingkungan sendiri.

    1. Dalam permainan bola basket, lama waktu bermain terdapat dua katagori. Dapat dimainkan 2 x 20 menit atau dapat juga dimainkan …

  • a. 4 x 6 menit d. 4 x 12 menit
  • b. 4 x 8 menit e. 4 x 14 menit
  • c. 4 x 10 menit

    2. Manakah pernyataan yang paling benar tentang pengertian permainan bola basket.

  • a. Permainan yang dimainkan oleh dua regu yang masing-masing regu terdiri dari 5 orang pemain dengan tujuan menyebrangkan bola ke lapangan lawan.
  • b. Permainan yang dimainkan oleh dua regu yang masing-masing regu terdiri dari 5 orang pemain dengan tujuan memasukan bola sebanyak-banyaknya.
  • c. Permainan yang dimainkan oleh dua regu yang masing-masing regu terdiri dari 5 orang pemain dengan tujuan memperoleh angka sebanyak-banyaknya.
  • d. Permainan yang dimainkan oleh dua regu yang masing-masing regu terdiri dari 5 orang pemain dengan tujuan memasukan bola ke ring lawan dan mencegah lawan mendapatkan nilai.
  • e. Permainan yang dimainkan oleh dua regu yang masing-masing regu terdiri dari 5 orang pemain dengan tujuan menjadi pemenang.

    3. Teknik permainan dasar bola basket harus dapat dikuasai dengan teknik yang benar supaya dapat bermain dengan tepat. Teknik dasar bola basket dengan tujuan mengoperkan bola ke teman yang jaraknya 4 meter dapat dilakukan dengan …

  • a. dribbling d. javelin pass
  • b. long pass e. overhead pass
  • c. chest pass

    4. Dribbling merupakan dasar permainan bola basket. Arti dari dribbling : a. Memasukan bola d. menguasai bola dalam permainan b. Mengoper bola e. menguasai permainan c. Menggiring bola

    5. Setiap permainan memiliki tujuan tertentu dengan salah satu tujuannya untuk menjadikan permainan itu dinamis. Tujuan permainan sepak bola adalah…

  • a. meningkatkan kecepatan bermain.
  • b. memasukan bola kegawang sendiri sebanyak-banyaknya.
  • c. mencegah bola masuk ke gawang sendiri.
  • d. memasukan bola ke gawang lawan sebanyak-banyaknya dan mencegah gawangnya sendiri kemasukan bola.
  • e. memasukan bola ke gawang sebanyak-banyaknya.

    6. Pasing dalam permainan sepak bola memiliki peran yang sangat penting. Bagian-bagian kaki dapat digunakan untuk melakukan passing. Passing yang jaraknya dekat sekitar 5 meter sebaiknya menggunakan…

  • a. kaki bagian luar d. ujung kaki
  • b. kaki bagian dalam e. tumit
  • c. punggung kaki

    7. Pertandingan sepak bola dibatasi oleh waktu. Lama pertandingan sepak bola resmi untuk katagori senior adalah :

  • a. 2 x 20 menit dengan jeda (istirahat) 10 menit.
  • b. 2 x 40 menit dengan jeda (istirahat) 10 menit.
  • c. 2 x 40 menit dengan jeda (istirahat) 15 menit.
  • d. 2 x 45 menit dengan jeda (istirahat) 10 menit.
  • e. 2 x 45 menit dengan jeda (istirahat) 15 menit.

    8. Tinggi badan pemain bola voli menjadi syarat utama, bila prestasi menjadi tujuannya karena permainan ini dibatasi oleh jaring yang tingginya…

  • a. putra : 2,42 m, putri : 2,24 m d. purta : 2,43 m, putri : 2,24 m
  • b. putra : 2,24 m, putri : 2,43 m e. putra : 2,43 m, putri : 2,42 m
  • c. putra : 2,42 m, putri : 2,20 m

    9. Jumlah pemain bola voli adalah:

  • a. 18 pemain yang terdaftar dan 11 pemain yang bertanding di lapangan.
  • b. 10 pemain yang terdaftar dan 5 pemain yang bertanding di lapangan.
  • c. 10 pemain yang terdaftar dan 6 pemain yang bertanding di lapangan.
  • d. 12 pemain yang terdaftar dan 5 pemain yang bertanding di lapangan.
  • e. 12 pemain yang terdaftar dan 6 pemain yang bertanding di lapangan.

    10. Sajian bola pertama dalam permainan bola voli disebut…

  • a. pasing bawah d. pasing atas
  • b. service e. smash
  • c. blok

    11. Pasing bawah memiliki peran penting dalam permaianan bola voli. Untuk itu pantulannya harus benar, perkenanaan yang benar pada passing bawah adalah…

  • a. semua jari-jari tangan d. lpunggung tangan
  • b. telapak tangan e. kepalan tangan
  • c. lengan antara pergelangan tangan dan sikut

    12. istilah athletik berasal dari bahasa Yunani “athlon” yang berarti …

  • a. kami datang, kami bertanding, dan kami menang d. berjuang dan berdo’a
  • b. berlomba atau bertanding e. berlari
  • c. paling cepat, paling tinggi, dan paling jauh

    13. istilah atletik sering pula di sebut track and field, yang artinya nomor lintasan dan nomor lapangan. Yang termasuk pada nomor lapangan artinya nomor yang dipertandingkan di lapangan adalah:

  • a. lari 100 m, 5000 m, dan marathon d. tolak peluru, lempar cakram, estafet
  • b. lempar cakram, lontar martil, dan lompat jauh e. marathon, lari gawang, dan sprint
  • c. estafet, halang rintang, dan 10000 m

    14. marathon adalah lomba lari yang termasuk katagori jarak jauh. Lomba marathon berjarak…

  • a. 5000 meter d. 10.000 meter
  • b. 50,000 meter e. 30.000 meter
  • c. 42,195 km

    15. Lomba lari jarak menengah 800 meter yang dilakukan di lintasan atletik (stadion), berarti seorang atlet harus berlari...

  • a. 1 keliling d. 4 keliling
  • b. 2 keliling c. 5 keliling
  • c. 3 keliling

    16. Suatu gerakan dalam start jongkok dengan posisi panggul diangkat ke depan atas melebihi bahu, berat badan terdorong ke depan, sudut tungkai depan dan belakang berubah, pandangan 1 -1,5 meter ke depan. Posisi ini berada dalam posisi …

  • a. aba “Bersedia” d. aba-aba tembakan pistol
  • b. aba-aba “Siap” e. aba-aba lari.
  • c. aba-aba “ya”

    17. Kondisi fisik pelari sprint sangat membutuhkan…

  • a. kecepatan d. daya tahan
  • b. fleksibilitas e. kekuatan
  • c. kelentukan

    18. Start yang harus digunakan dalam lari jarak pendek (sprint) adalah

  • a. start jongkok d. start pendek
  • b. strat berdiri e. start panjang
  • c. start melayang

    19. salah satu syarat yang harus dimiliki oleh pendaki adalah etika. Etika seperti apa yang harus dimiliki pendaki?

  • a. Pendaki harus mematuhi peraturan-peraturan yang telah ditetapkan serta tidak mengganggu kelestarian lingkungan maupun alam.
  • b. Pendakian harus mengunakan seragam untuk melakukan pendakian.
  • c. Memiliki kekuatan dan daya tahan supaya dapat melintasi rintangan berat.
  • d. Memiliki perlengkapan yang cukup supaya tidak terjebak di perjalanan.
  • e. Memiliki motivasi yang yang tinggi untuk menaklukan perjalanan.

    20. Mendaki gunung sangat membutuhkan kondisi fisik yang prima mengingat gunung memiliki karateristik jalan yang terjal berbatu dan terkadang licin. Untuk itu kondisi fisik yang dibutuhkan oleh pendaki gunung adalah:..

  • a. Kemampuan berlari yang cepat d. Kekuatan dan daya tahan
  • b. Kemampuan berenang e. Persiapan peralatan
  • c. Disiplin yang tinggi

    21. Sering kita mendengar tentang pendaki yang tersesat, hilang bahkan menemui ajalnya di gunung dengan kondisi yang mengenaskan. Hal ini terjadi disebabkan . . .

  • a. Tidak mendapatkan restu dari juru kunci gunung.
  • b. Setiap gunung dan hutan ada penghuninya, sehingga kita harus patuh pada keinginannya.
  • c. Pendaki itu bukan anggota pencinta alam yang terdaftar.
  • d. Kurang pengetahuan tentang pendakian dan tidak memiliki persiapan yang matang.
  • e. Kurang lengkap akomodasinya.

    22. Psikotropika bila digunkan tidak sesuai aturan akan menyebabkan perubahan khas aktivitas mental dan perilaku. Psikotropika yang berpotensi sangat kuat menyebabkan ketergantungan dan tidak digunkan dalam terapi, termasuk …

  • a. psikotropika golongan I d. psikotropika golongan IV
  • b. psikotropika golongan II e. psikotropika golongan V
  • c. psikotropika golongan III

    23. Narkotika dan psikotropika sama-sama zat atau obat yang berbahaya bagi tubuh. Namun yang membedakan kedua jenis Narkoba ini adalah:

  • a. narkotika menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku.
  • b. psikotropika menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku
  • c. Narkotika sangat kuat menyebabkan ketergantungan
  • d. psikotropika berpotensi menyebabkan ketergantungan
  • e. tidak digunakan dalam terapi kedokteran

    24. Pengaruh jangka panjang dari kebiasaan mengisap ganja pada tubuh adalah:

  • a. motivasi belajar menurun, daya tahan tubuh menurun, aliran darah ke jantung berkurang
  • b. Kurang gizi, anemia, sekat hidung rusak
  • c. sembelit, gangguan menstruasi, impotensi
  • d. meningkatnya resiko kejang, kegagalan pernapasan dan jantung
  • e. menguras harta benda karena harga yang termasuk golongan ganja mahal harganya.

    25. Renang adalah olahraga air yang dapat menjadi therapi bagi orang yang berpenyakit...

  • a. Typus d. Cacar
  • b. Asma e. Kulit
  • c. Ginjal

    26. Dalam Pendakian atau hiking akan menemukan pejalanan yang menaiki dan menuruni bukit yang cukup terjal. Tebing yang cukup terjal antara 60° sampai dengan 80° harus dilalui untuk bias sampai ke puncak. Syarat dominan apa yang dipenuhi sehingga kita bias sampai ke atas bukit?

  • a. mental d. kondisi fisik
  • b. pengetahuan e. pengalaman
  • c. etika

    27. Pencegahan yang paling aman dan ampuh supaya terhindar dari akibat penyelahgunaan narkoba adalah:

  • a. belajar dengan tekun d. meningkatkan keimanan
  • b. ikut bimbingan belajar e. menjauhi teman-teman yang terlibat
  • c. mengerti dan memahami bahaya narkoba

    28. Gejala jasmani akibat kecanduan narkoba adalah…

  • a. semangat hidup tinggi d. berat badan meningkat
  • b. kondisi fisik melemah e. daya pikir menurun
  • c. mudah tersinggung

    29. Renang dapat berpengaruh terhadap kejiwaan, hal ini disebabkan renang mampu…

  • a. melupakan masa lalu d. menumbuhkan percaya diri
  • b. meningkatkan kondisi fisik e. meningkatkan kekuatan
  • c. meningkatkan peredaran darah dan jantung

    30. Pengalaman perjalanan atau hiking ke Maribaya dan berakhir di Taman Hutan Raya H Juanda dengan melewati perjalanan yang panjang dan dengan tebing yang curam namun tidak membutuhkan alat tertentu, termasuk pada katagori:

  • a. Hill Walking d. Climbing
  • b. Fell Walking e. Mountaineering
  • c. Scrambling