• Login Siswa/Orang Tua

  • NIS
    PIN
     
  • Ekstrakurikuler
  • Masukkan Untuk SMA Alfa Centauri
  • Anda bisa mengirim pesan, masukan atau keluhan kepada seluruh bgn SMA Alfa Centauri
    Nama+HP:
    Pesan:
    Kepada:
  • Anda kami sarankan menggunakan browser mozilla firefox atau opera untuk lebih menikmati website ini

  •  
  • Senin, 25 Januari 2010
  • Empat Syarat Secara Simultan Sebagai Syarat Kelulusan , (Author: Agus Rustandi)
  • Jakarta, "Persyaratan lulus yang kita pakai sekarang ini sesuai dengan PP No. 19 Tahun 2005 yaitu seseorang dikatakan lulus kalau dia memenuhi keempat syarat ini", kata Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh, dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI, pada Senin (11/01) kemarin.

    Dalam paparannya Mendiknas menjelaskan keempat kriteria yang menjadi persyaratan lulus dari satuan pendidikan, yaitu: Pertama, menyelesaikan seluruh proses pembelajaran disekolah, sebagai contoh apabila ada siswa kelas dua SD, walaupun sangat pintar dan lulus ikut ujian nasional maka dia belum bisa diluluskan karena proses belajarnya belum selesai atau belum terpenuhi.

    Kedua, memperoleh nilai baik untuk kelompok mata pelajaran akhlak mulia, kepribadian dst. "Ini yang menilai adalah sekolah karena tidak mungkin dinilai secara nasional sebab yang tahu pasti adalah sekolah itu jadi yang menentukan kelulusan nilai kelompok ini adalah sekolah itu sendiri", kata Mendiknas. Ketiga, lulus Ujian Sekolah dan yang ke empat, lulus Ujian Nasional (UN).

    "Meskipun UN dapat nilai 10 tetapi apabila seandainya program ini tidak dilaksanakan penuh maka tidak lulus. meskipun dia mendapatkan nilai Un 10 sedangkan tidak lulus ujian mata pelajaran akhlak mulia maka dia tidak lulus, meskipun dia mendapatkan nilai UN 10 sedangkan tidak lulus ujian sekolah maka dia tidak lulus. jadi ini adalah empat syarat secara simultan untuk kelulusan dari siswa-siswi kita", jelas Mendiknas.

    Pada tahun 2010, syarat lulus UN yaitu rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan tetapi masih diperbolehkan ada nilai 4."Boleh ada angka 4, angka 4 masih diperbolehkan, karena kami menyadari atas pertimbangan saat itu adalah memang masih ada kemampuan-kemampuan sekolah kita, bisa jadi karena kualitas gurunya, infrastruktur dan sebagainya serta ada juga yang belum bisa lulus sampai angka 6 atau 7, oleh karena itu dipakailah angka 4 ini", kata Mendiknas.

    Pelaksanaan Ujian Nasional Tahun pelajaran 2009/2010 dimajukan 2 minggu dari jadwal pelaksanaan UN tahun pelajaran 2008/2009 dikarenakan adanya kebijakan UN ulangan dengan tujuan untuk memberikan kesempatan kepada lulusan-lulusan siswa-siswi yang ikut UN ulangan dapat mengikuti seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

    Dalam Hal ini, Pemerintah belum bisa memberikan jaminan bahwa UN yang dilakukan tidak ada kecurangan atau penyimpangan, tetapi pemerintah berusaha untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya kecurangan dan pelanggaran-pelanggaran.

    Mendiknas mengatakan bahwa bukan pada jamin menjamin tetapi pertanyaannya adalah bagaimana usaha untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya kecurangan ataupun pelanggaran-pelanggaran itu.

    Mendiknas menjelaskan bahwa ada empat aspek yang kita perkuat yaitu yang pertama, adalah aspek dari pembuatan soalnya itu sendiri, jangan sampai soalnya sendiri itu tidak mencerminkan realitas dari kualitas pendidikan kita dan selama pembuatan soalnya pun itu harus dijamin dan dipastikan serta harus diperkecil betul terjadinya kebocoran.

    Kedua, dari sisi penggandaannya dan distribusinya. Oleh karena itu sekarang kita minta betul kepada BSNP untuk membuat bisnis proses dari pelaksanaan UN ini, tidak hanya sekedar penggandaan trus dikirim dan habis itu dikirim lagi bukan seperti itu, tetapi mulai detail, siapa yang bertanggungjawab, setiap titik ada cek point nya, dari situ pula lah nanti kita dapat melakukan pengawasan yang lebih ketat lagi, karena pelaksananya adalah BSNP sedangkan pemerintah yang menetapkan kebijakannya.

    Ketiga, adalah pada saat pelaksanaannya sendiri, pada saat hari pelaksanaannya kita juga berusaha betul untuk dapat meningkatkan kualitas pelaksanaannya. Ada beberapa yang kami rancang yaitu yang pertama, memanfaatkan inspektorat-inspektorat baik yang ada di pusat maupun yang ada di daerah untuk ikut serta mengawasinya. Kedua adalah memanfaatkan sumberdaya yang ada di perguruan tinggi untuk ikut serta didalamnya dan tentu juga para guru tetapi modelnya bukan murid yang di geser/diputar tetapi gurunya yang digeser/diputar. kalau guru itu dicurigai ada MoU/kerjasama antara sekolah A & B karena guru A mengawasi sekolah B dan sebaliknya sehingga ada kesepakatan bersama maka itu juga akan diantisipasi dengan tiga/empat model yaitu sekolah A mengawasi sekolah C, B mengawasi A, C mengawasi D, dst sehingga agak merumitkan/ memperkecil kemungkinan adanya kerjasama itu. Selanjutnya yaitu didalam kelas soalnya tidak satu tipe saja tapi ada beberapa tipe sehingga kemungkinan untuk melakukan contekan bisa diperkecil.

    Selanjutnya, evaluasinya, Mendiknas mengatakan bahwa kami menekankan bahwa didalam evaluasi ini bukan sekedar untuk menentukan anak ini lulus atau tidak karena kami tidak ingin adanya kontroversi antara UN dijadikan sebagai standar kelulusan sekolah dan UN dijadikan sebagai pemetaan. Tetapi "Ujian Nasional (UN) disamping untuk menentukan standar kelulusan juga untuk pemetaan" tambah Mendiknas. (AND) -Sidiknas-

    Sumber: AND


    Posting komentar anda terhadap artikel ini, di sini (Dilarang menggunakan kata-kata yang tidak sopan)

    Nama
    Email
    Komentar
    Menurut anda artikel ini
     

    Posting yang masuk:
    tanggal nama rank komentar

  • Artikel terkini
  •  
  • Kamis, 19 Agustus 2010
  • PENGANTAR DALAM MEMPELAJARI ILMU PENGETAHUAN (FISIKA) , (Author: Budhi Darma)
  • 1. Menyatukan Fisika dan Metafisika

    Menurut Prof. S.M. Naquib al-Attas, masalah kekeliruan ilmu (corruption of knowledge) adalah merupakan masalah yang paling mendasar dalam kehidupan masyarakat modern. (al-Attas, Islam dan Sekularisme, 2010). Kekeliruan ini muncul akibat menyusupnya paham sekuler yang dibawa oleh peradaban Barat ke dalam ilmu-ilmu kontemporer. Ilmu yang keliru melahirkan tindakan manusia yang keliru pula. Inilah yang disebut oleh al-Attas, pakar Filsafat Sainssebagai loss of adab, yaitu hilangnya kemampuan manusia melakukan tindakan yang benar karena bersandar pada ilmu yang keliru.

    Tindakan yang keliru ini pada akhirnya bukanlah memberikan kebahagiaan, melainkan kesengsaraan kepada manusia. Buktinya, disaat sains dan teknologi sedemikian maju saat ini, umat manusia bukannya berhasil meraih kebahagiaan. Sebaliknya, berbagai keresahan dan kekeringan jiwa serta kerusakan

  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  •  
  • Kamis, 19 Agustus 2010
  • PENGANTAR DALAM MEMPELAJARI ILMU PENGETAHUAN (FISIKA) , (Author: Budhi Darma)
  • 2. Belajar Fisika Secara Islami

    “Apakah Ilmu Fisika mungkin dipelajari secara tidak Islami?”  Dengan kata lain,  “Apakah ada cara mempelajari Fisika yang Islami atau tidak Islami?”.

    Pertanyaan ini tidak mudah dijawab, terutama karena ada kesalahfahaman yang menggelayuti banyak orang tentang konsep dan proses Islamisasi ilmu kontemporer. Masih ada saja yang membayangkan bahwa Islamisasi sains berarti membuat “pesawat terbang Islam”, atau “mesin islam”. Atau, masih ada juga yang mengira bahwa Islamisasi hanyalah semata-mata berarti “mencocok-cocokkan” atau menjustifikasi ayat al-Qur’an dengan temuan sains  atau sebaliknya.

    Jika memang ada cara tertentu untuk mempelajari Fisika secara Islami,  pertanyaan selanjutnya, “Apa perlunya mempelajari ilmu Fisika secara Islami? Hal ini dapat dijawab dari dua sisi.

  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  •  
  • Kamis, 19 Agustus 2010
  • PENGANTAR DALAM MEMPELAJARI ILMU PENGETAHUAN (FISIKA) , (Author: Budhi Darma)
  • 3. Fisikawan Muslim Mengukir Sejarah

    Sejarah membuktikan, kontribusi Ilmuwan Muslim dalam bidang Fisika sangatlah besar. Karya-karya ilmuwan Muslim dalam bidang Fisika, baik yang klasik maupun modern, bisa dikatakan sangat melimpah. 

    Cobalah renungkan, apa yang ada di benak anda ketika mengenal "kamera"? Banyak pelajar Muslim yang mungkin tak kenal sama sekali, bahwa perkembangan teknologi kamera tak bisa dilepaskan dari jasa seorang ahli fisika eksperimentalis pada abad ke-11, yaitu  Ibn al-Haytham. Ia adalah seorang pakar optic, pencetus metode eksperimen. Bukunya tentang teori optic,  al-Manazir, khususnya dalam teori pembiasan, diadopsi oleh Snell dalam bentuk yang lebih matematis.

  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  •  
  • Rabu, 11 Agustus 2010
  • Cita-cita Yang Tidak Masuk Akal , (Author: M. Son Muslimin, ST.)
  • Biasanya anak-anak yang masih kecil justru memiliki cita-cita yang besar, akan tetapi ketika sudah besar cita-citanya malah mengecil. Why? Mungkin memang setelah besar orang tidak diajarin lagi cara brcita-cita. Atau mungkin karena malu kalau cita-citanya diketahui oleh orang lain.
  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 1
  •  
  • Selasa, 27 Juli 2010
  • TITIK BALIK PERADABAN KEJATUHAN UMMAT ISLAM , (Author: Budhi Darma)
  • Pada mulanya, ummat Islam jatuh, diiringi dengan kegelapan dan tersingkir dari kedudukan sebagai pemimpin ummat manusia, akhirnya tersisih dari lapangan hidup dan kegiatan di dunia. Peristiwa ini tidak dapat dianggap sebagai satu peristiwa serupa dengan peristiwa-peristiwa yang berulang-ulang terjadi di dalam sejarah tentang jatuhnya bangsa-bangsa, silih bergantinya kekuasaan dan pemerintahan, jatuhnya raja-raja dan kalahnya pasukan-pasukan penyerbu di medan pertempuran, hancurnya peradaban dan kedudayaan, surutnya gelombang politik sesudah musim pasangnya. Sekali-kali tidak.

  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 1
  •  
  • Kamis, 22 Juli 2010
  • Pasca Pengumuman SNMPTN , (Author: M. Son Muslimin, ST.)
  • Apapun yang terjadi, tidak aka nada artinya, kecuali anda sendiri yang member arti. Jika anda memberikan arti yang positif maka tindakan anda akan positif. Jika anda memberi arti negatif maka tindakan anda akan negatif. Jika seseorang tidak lulus SNMPTN apakah bisa member arti positif? Tentu saja bisa. Jika seseorang lulus SNMPTN apakah bisa member arti negatif? Tentu saja bisa.
  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 1
  •  
  • Selasa, 6 Juli 2010
  • Bermain Dengan Bilangan , (Author: M. Son Muslimin, ST.)
  • Ternyata beberapa bilangan terlihat cukup aneh. Ada bilangan tertentu, jika dikalikan 2, 3, 4, 5, dan 6 maka akan diperoleh bilangan lain yang angka-angkanya juga tidak berubah. Jadi angka-angkanya masih sama, hanya saja susunannya berubah-ubah. Bilangan-bilangan seperti ini tidak hanya satu macam, tetapi banyak macamnya.
  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 2
  •  
  • Selasa, 1 Juni 2010
  • keteladanan kunci kesuksesan pendidikan , (Author: Agus Rustandi)
  • Pendidik adalah penebar kebaikan, pendidik adalah pengemban amanah, pendidik merupakan rujukan orang yang membutuhkan saran dan aspirasi, pendidik (yang beriman) menempati posisi yang mulia jauh dari kedudukan orang-orang yang beriman, pendidik selalu dijadikan motivasi dari ide dan saran serta ilmunya jika pendidik mampu menjalankan amanah ilmiah yang harus diembannya sebagai pembawa ilmu
  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 2
  •  
  • Jum'at, 23 April 2010
  • Menghindari Negative Thinking , (Author: Agus Rustandi)
  • Apakah Anda tahu kepanjangan dari L7?, L7 artinya adalah "letih, lesu, lemah, lelah, lunglai, letoy... ", Anda lengkapi sendiri. Jika Anda sebenarnya secara fisik cukup sehat tapi mengalami gejala yang sama, sangat mungkin Anda telah termakan penyakit lama, yaitu negative thinking. Dan bisa jadi, penyakit itu sudah cukup parah mengendon di dalam diri Anda.

    Ketika negative thinking menjadi jalan hidup, maka jalan hidup itu adalah "normal" menurut kacamata negative thinker yang bersangkutan. Artinya, yang bersangkutan sudah tak bisa melihat atau menyadari lagi bahwa jalan hidupnya, sebenarnya menyimpang dan kurang sehat.

  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 3
  •  
  • Senin, 29 Maret 2010
  • Kuliah di ITB, sulitkah? , (Author: M. Son Muslimin, ST.)
  • Tahukah anda seberapa sulit kuliah di ITB? Tulisan ini dilatarbelakangi oleh pertanyan seorang siswa tentang sulit mudahnya kuliah di ITB. Saya tidak mengklaim kuliah di ITB itu sulit atau mudah, tetapi hanya memberikan gambaran keadaanya sesuai dengan pengalaman saya sehingga anda sendiri bisa menjawab pertanyaannya.
  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 2


  • Arsip Artikel
  • WAJAH PERADABAN BARAT 2 , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  • Resep Sukses Di Segala Bidang , (Author: M. Son Muslimin, ST.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 2
  • WAJAH PERADABAN BARAT , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 3
  • Kisah Sylvester Stallone Menjadi Aktor , (Author: M. Son Muslimin, ST.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  • Cara men-setting cita-cita , (Author: M. Son Muslimin, ST.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  • Digital Learning System , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 1
  • Memaknai Keberkahan Hidup , (Author: Deni Albar, Ph, Lc.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  • HIJRAH, PIRANTI SUKSES DUNIA AKHIRAT (Kado Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1431) , (Author: Deni Albar, Ph, Lc.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  • Empat Syarat Secara Simultan Sebagai Syarat Kelulusan , (Author: Agus Rustandi) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  • PENDIDIKAN DALAM HIDUP , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  • Nasehat Al-Ghazali Untuk Pelajar , (Author: Agus Rustandi) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  • Bagaimana Mendapatkan Apa Yang Benar-benar Anda Inginkan? , (Author: M. Son Muslimin, ST.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  • Sikap Muslim Menyikapi Gerhana , (Author: Agus Rustandi) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 1
  • Atlantis, Negeri Kaya Raya dan Cikal Bakal Peradaban Dunia Ada di Indonesia ? , (Author: Arif Muchyidin) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  • Kuliah Tauhid 4 , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  • Hari Ibu , (Author: Seni H.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 1
  • Kuliah Tauhid 3 , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  • Kuliah Tauhid 2 , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 2
  • Kecoa Bermanfaat ??? , (Author: Arif Muchyidin) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 2
  • Agar Mudah Belajar , (Author: Ahmad abdullah) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 72
  • Kuliah Tauhid , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 0
  • Kunci Meretas Kesuksesan , (Author: Deni Albar, Ph, Lc.) ,
    dibaca 36 kali, jml komentar: 4
  • Sukses Dimulai dari Mimpi Besar , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 51 kali, jml komentar: 2
  • Internet, bagai pisau bermata dua , (Author: Dra. Ani Muliani) ,
    dibaca 59 kali, jml komentar: 1
  • Kesuksesan , (Author: Nurhayati, S.Pd) ,
    dibaca 36 kali, jml komentar: 2
  • Penyakit Hati adalah penyakit yang berbahaya , (Author: Siti Fathonah, SE) ,
    dibaca 36 kali, jml komentar: 0
  • prediksi , (Author: Seni H.) ,
    dibaca 23 kali, jml komentar: 1
  • MEMAKNAI UJIAN SEBAGAI TOLOK UKUR KEBERHASILAN , (Author: Drs. Iwan Syarif) ,
    dibaca 59 kali, jml komentar: 3
  • Remaja dan Self-esteem , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 48 kali, jml komentar: 0
  • Pentingnya Identitas , (Author: M. Son Muslimin, ST.) ,
    dibaca 26 kali, jml komentar: 14
  • UMAT ISLAM DAN SAINS , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 33 kali, jml komentar: 1
  • Bulan Bahasa ... ^_^ , (Author: Seni H.) ,
    dibaca 28 kali, jml komentar: 1
  • Ilmu dan Amal untuk sukses , (Author: Agus Rustandi) ,
    dibaca 19 kali, jml komentar: 1
  • Potensi Tubuh dan Otak Kita , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 24 kali, jml komentar: 0
  • Apakah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) itu ? , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 45 kali, jml komentar: 0
  • Rajin dan Terlatih , (Author: Agus Rustandi) ,
    dibaca 19 kali, jml komentar: 1
  • Learning How To Learn , (Author: Sony Sugema, MBA) ,
    dibaca 31 kali, jml komentar: 3
  • Musik dan Kecerdasan , (Author: Drs. Begot Santoso, MSi.) ,
    dibaca 35 kali, jml komentar: 4
  • © 2009 SMA Alfa Centauri | views: 2